Selalu ada cerita menarik apabila mengunjungi tempat-tempat
yang baru kita kunjungi. Mulai dari akses menuju ke wilayah tersebut, hingga
suasana saat di tempat tersebut. Kali ini saya mengunjungi tempat wisata Air Terjun Cibeureum yg terletak di Kawasan
Taman Nasional Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Saya berkunjung ke tempat ini berdua Bersama teman saya
Namanya Ali. Kami datang pada sabtu minggu pada tanggal 25-26 Februari.
Perjalanan dimulai pada jumat malam saat aku yg tinggal di Jakarta Barat
menginap di kosan Ali di sekitaran Stasiun Depok Baru. Esok harinya perjalanan
pun dimulai.
Pagi pukul 09.00 kami menaiki KRL jurusan Tanah Abang-
Bogor. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Pada sabtu pagi seperti
ini kereta cukup padat oleh penumpang. Maklum memang Sebagian warga Jakarta
ingin menikmati weekend keluar kota tepatnya di sekitaran Bogor karena tempat
wisata yang banyak variasinya dan dekat dengan Jakarta adalah Bogor. And
Finally, akhirnya Pukul 11.00 kami sampai di stasiun Bogor.
Perjalanan Selanjutnya kita harus menaiki angkot yang menuju
ke Sukasari. Dari Stasiun Bogor ke Sukasari
bisa menaiki angkot nomor 2 atau 9. Perjalanan menempuh waktu kruang
lebih 20 menit dengan ongkos Rp. 5000. Dari Sukasari kita naik angkot lagi
menuju masjid At-Tawun di Puncak, dengan waktu yang dibutuhkan cukup lama
kurang lebih 1 jam, ongkosnya Rp. 20.000 kalau week end kalua hari biasa bisa
10.000 sampai 15.000, tergantung supir angkotnya. Hehehe. Dalam perjalanan dari
Sukasari ke masjid At Taawung kita akan disuguhi pemandangan perbukitan karena
ini memasuki Kawasan puncak yang notabene merupakan Kawasan wisata. Kita akan
disuguhi pemandangan perkebunan Teh yang luas dan juga merasakan udara yang sejuk.
Sampai di Masjid At Tawun teman-teman bisa beristirahat
sejenak dan juga melaksanakan ibadah Sholat. Dari Masjid At Taawun ini juga
teman-teman bisa mengambil foto karena bisa melihat perbukitan yang ada di
sekitarnya.
Sekilas tentang Masjid At Taawun
Masjid Taawun adalah masjid terbesar yang ada di Wilayah
Puncak Bogor. Selain sebagai tempat Ibadah, masjid ini juga dijadikan sebagai
rest area, maka tidak heran apabila di tempat ini juga ada yg berdagang
oleh-oleh dan juga oleh-oleh. Masjid AtTaawun juga di desain dengan arsitektur
yang indah, jadi menambah keindahan dari masjid ini. Air yang dingin semakin
menambah asyik utk beristirahat di masjid ini.
Selesai dari masjid At Taawun teman-teman bisa melanjutkan
perjalanan menuju ke Simpang Cibodas sebelum
langsung menuju ke Kebun Raya Cibodas. Dari Masjid Attaawun teman-teman bisa
menaiki Angkot berwarna kuning maupun putih, perjalanan kurang lebih
membutuhkan waktu 15 menit dengan ongkos sebesar Rp. 5.000. Setelah sampai ke
Simpang Cibodas perjalanan dilanjutkan naik angkot lagi, menuju ke
pemberhentian terakhir yaitu kebun Raya Cibodas, utk selanjutnya melakukan
pendakian ke Air Terjun Cibeureum.
Sekilas tentang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), adalah Taman
Nasional yang terletak di Jawa Barat, Taman Nasional ini meliputi 3 kabupaten
yang ada di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bogor, Kab. Sukabumi dan juga Kab.
Cianjur. Dengan luas kurang lebih 24.000 Hektar Taman Nasional ini adala rumah
dari berbagai Hewan dan juga Tanaman yang ada di dalam nya, tumbuhan dan hewan
tempat ini juga mempunyai berbagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi,
Air Terjun Cibeureum hanya salah satu diantaranya. Selain Air Terjun Cibeureum
di Kawasan ini juga ada kebun Raya Cibodas, yang mempunyai beragam tanaman,
yang menjadi konservasi dan bahan penelitian bagi para peneliti. Selain itu
juga ada Telaga biru dengan luas kurang lebih 5 Ha pada ketinggian 1.575 mdpl dengan jarak sekitar 1,5 km (15 menit) perjalanan dari pintu masuk Cibodas) merupakan danau yang memiliki air berwarna biru karena adanya pengaruh jenis ganggang biru. Ada juga kandang badak yang merupakan pos bagi para pendaki yang ingin memasang tenda untuk bermalam.
Oke, selanjutnya kita akan melanjutkan cerita perjalanan ke
Air Terjun Cibeureum.
Aku dan teman ku sampai di Kebun Raya Cibodas kurang lebih
pukul 14.00. Hari masih siang dan harus menginap dulu utk malam ini sebelum
pada besok pagi melakukan perjalanan menuju air Terjun Cibeureum. Sebagai
informasi bagi teman-teman Cibodas adalah nama kampung atau dusun di desa
Cimacan kec, Cipanas di Kab. Cianjur. Dusun ini adalah pintu masuk apabila kita
ingin masuk ke wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Di dusun
Cibodas ini terdapat kebun Raya Cibodas, selain kebun Raya tempat ini juga ada
pasar yang menjadi tempat aktivitas jual beli masyarakat. Hasil bumi masyarakat
dilakukan transaksi jual beli di pasar ini. Tidak heran apabila pada pagi hari
aktivitas jual beli terutama hasil bumi akan kita jumpai apabila kita datang ke
tempat ini. Sebagai pintu masuk TNGGP dan juga sebagai tempat jual beli tidak
heran menjadikan kampung Cibodas tidak pernah sepi oleh pengunjung terutama di weekend
seperti sekarang ini.
Di Cibodas ini teman-teman tidak perlu khawatir untuk
mencari penginapan, karena sudah banyak warga masyarakat yang menyediakan
penginapan, mulai dari yang berbentuk Villa atau hanya sekedar tempat tidur utk
beberapa jam saja. Akhirnya setelah
mencari beberapa tempat akhirnya kami mendapatkan penginapa yang cukup nyaman
dan harganya bersahabat. Haha… Kami mendapatkan penginapan yang cukup murah
yaitu hanya Rp 15.000 per malam.
Malam pun tiba, udara dingin menusuk ke dalam relung hati
menambah suasana yang mencekam ditambah semilir angin yang berhembus menyentuh
kulit, membuat suasana semakin mencekam.. haha lebay.. pokoknya dingin
lah, sudah lama sekali tidak merasakan
udara dingin pegunungan seperti ini.
Huaaaaaaa…. Pagi menyambut dengan ramah, udara dingin yang
segar selalu setia menemani. Keluar dari penginapan, melihat pemandangan
sekitar sejauh mata memandang kabut masih menyelimuti pepohonan, Ketika kita
bernafas uap putih keluar dari mulut, menjadikan suasana semakin bergairah.
Hari ini adalah hari yang cerah untuk memulai perjalanan menuju Air Terjun
Cibeureum.
Menuju air Terjun Cibeureum kita diharuskan mendaki kurang
lebih sekitar 2 jam. Pendakian dimulai dari pintu masuk Air Terjun, tiket untuk
ke Air Terjun setiap pengunjung diharuskan membayar senilai Rp. 17.500. Selesai
membayar karcis pendakian dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak. Jalan
setapak sudah cukup baik karena sudah dilapisi dengan batu cadas sehingga
pengunjung akan aman karena relative tidak akan tergelincir saat hujan. Di
Sepanjang pendakian teman-teman akan disuguhkan pohon-pohon yang tinggi dengan
beberapa yang ada akar yang gontai ke jalur pendakian. Jalur ini juga merupakan
jalur pendakian ke puncak Gunung Gede Pangrango sehingga tidak heran
teman-teman juga akan berpapasan dengan para pendaki Gunung.
Untuk bekal apabila teman-teman tidak membawa dari tempat
penginapan jangan khawatir karena di sepanjang jalur pendakian di beberapa
titik juga ada yang berjualan, seperti air minum dan juga mie instan. Selain
pepohonan teman-teman juga akan melihat semacam danau atau yang biasa disebut
telaga biru.
Sebelum sampai ke Air Terjun teman-teman akan melewati
rawa-rawa yang cukup luas. Dan untuk melewati nya kita harus menyusuri jembatan
semen yang sudah dibuat oleh pengelola.
Kurang lebih sekitar 1,5 jam pendakian teman-teman akan
sampai di Air Terjun Cibeureum. Tidak sabar ingin merasakan dingin nya air
tersebut, saya pun langsung nyebur ke Air Terjun. Fasilitas yang ada di Air
Terjun sudah cukup lengkap yaitu ada kamar mandi dan juga ada seperti Canopy
yang bisa dipakai utk berteduh agar tidak kepanasan. Tidak lupa juga saya juga
mengambil foto untuk mengabadikan momen
di Air Terjun ini.
Itulah cerita pengalaman saya jalan-jalan ke air Terjun Cibeureum..
terima kasih

No comments:
Post a Comment